Share

 

JawaPos.com –  Jumlah kasus positif baru Covid-19 di Indonesia setiap hari masih tinggi. Namun angka kesembuhannya juga meningkat setiap harinya. Untuk pengendalian wabah menular ini, dibutuhkan solidaritas dan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan. 

Di tengah masih banyaknya pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, dukungan kepada para tenaga kesehatan (nakes) terus bermunculan. Kali ini ditunjukkan oleh PT Asia Health Energi Beverages (PT. AHEB) selaku produsen Kratingdaeng di Indonesia. Wujud kepedulian mereka adalah pemberian makanan dan minuman supplemen bagi para petugas di garda depan. Meliputi dokter, perawat, dan para relawan yang kini berjuang di garda terdepan di beberapa rumah sakit.

“Kami sangat peduli dengan situasi sekarang. Harapan kami agar pandemik segera berakhir dan kita semua dapat kembali berkarya sesuai dengan bidang masing-masing sehingga roda ekonomi bisa membaik pula,” tutur Chief Marketing Officer PT. AHEB Davin Thomas Selasa (26/5). Dia menjelaskan penyaluran bantuan makanan dan suplemen itu dilakukan mulai 13 Mei lalu.

Total ada sepuluh rumah sakit yang menerima bantuan makanan serta suplemen itu. Diantaranya adalah RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Sepuluh RS itu dipilih karena melayani pasien Covid-19 dalam jumlah yang cukup banyak. Total bantuan yang didistribusikan mencapai 3.000 paket.

RS lainnya adalah RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Wisma Atlet, dan RS Umum Daerah Pasar Rebo. Kemudian RS Umum Daerah Pasar Minggu, RS Polri Sukanto Kramat Jati, RS Moch Thamrin, RS Fatmawati dan RS Hermina Daan mogot. Sepuluh rumah sakit yang menerima bantuan berada di lima wilayah Jakarta Pusat, Utara, Selatan, Timur dan Barat.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Tim Kratingdaeng yang sudah meluangkan waktu untuk mengirimi kami minuman dan makanan,” ujar Koordinator Humas RSCM untuk Posko Bantuan dan Donasi Yani A. Dia mengatakan untuk jenis minuman energi, Kratingdaeng adalah yang pertama memberikan bantuan.

Menurut dia saat ini yang dibutuhkan adalah solidaritas semua pihak dalam berbagai bentuk untuk melawan pandemik. Dia juga berharap pandemik ini juga segera berlalu. “Mari kita bersama-sama mentaati peraturan dengan tinggal di rumah saja agar korban tidak bertambah baik yang positif apalagi yang meninggal,” .

Yani menambahkan mereka bersyukur karena sekarang ini sangat banyak pihak yang peduli dengan mengirimkan bantuan makanan, suplemen, alat kesehatan, dan kebutuhan. Dia mengungkapkan saat ini memang kebutuhan utamanya adalah masker kesehatan dan masker N-95.

Meskipun begitu makanan yang datang tetap juga dibutuhkan. Untuk menjaga keamanan para pelayan kesehatan (dokter, perawat dan lainnya), setiap makanan yang datang biasanya diambil satu sampel untuk diperiksa. Tujuannya antisipasi bila ada potensi keracunan atau apapun dapat segera terdeteksi.

26 Mei 2020.