Share

Dengan hanya bermodalkan suara mulut, seorang beatboxer bisa memunculkan beragam suara.

Sering kagum dengan penampilan beatboxer yang bisa menirukan berbagai alat musik hanya dengan suara mulut? Dengan komunitas Beatboxing of Jogja atau yang lebih sering dikenal dengan BEJO, siapa pun bisa tampil memukau dengan jadi beatboxer handal!

 

 

Dibentuk pada tanggal 1 September 2009 di Jogja, Gigih Jihada pendiri BEJO mengaku hanya mencari teman dengan hobi yang sama saja, yaitu beatboxing. Pada waktu itu cukup susah mencari orang Jogja yang menggemari beatbox. Hingga BEJO sempat hampir bubar karena sepi tak ada kegiatan sama sekali. Hingga pada tahun 2010 akhirnya komunitas beatboxing asal kota gudeg ini mendapat job pertamanya dari salah satu dealer motor ternama. Acara yang diadakan di lahan parkir salah satu restoran cepat saji itu menjadi titik awal beatbox dikenal luas dan mulai diminati oleh masyarakat Jogja.

 

Menurut Gigih, semua orang boleh bergabung dengan BEJO dan belajar menjadi seorang beatboxer. Sebagai pendiri komunitas beatbox, Gigih berpendapat bahwa setiap orang memiliki tingkat kecepatan belajar beatbox yang berbeda-beda. Ada yang langsung jago hanya dalam hitungan minggu, ada pula yang butuh waktu bulanan agar bisa tampil beatboxing secara memukau.

 

 

BEJO sering melakukan latihan rutin setiap Minggu sore. Sekarang anggota komunitas ini juga sering mengisi berbagai acara di Yogyakarta. Selain latihan untuk tampil, BEJO juga memiliki program Beatbox goes to School dan Beatbox Goes to Street. Sesuai namanya, melalui kegiatan ini komunitas BEJO ingin memperkenalkan beatbox melalui acara di sekolah maupun di jalan.

 

Sebagai komunitas beatboxing paling terpandang di Jogja, BEJO bisa jadi tempat buat siapa saja yang tertarik belajar untuk menjadi seorang beatboxer.

 

Nah, kalau Kamu tertarik untuk bergabung, cek langsung ke akun Instagram bejo di @beatboxjogja